12.03.2008

Maaf…Kau Terlambat Datang Jandaku

Mungkin kau angin yang datang dengan mata berkaca-kaca
Tiada mungkin bisa ku sambut kau berlutut
sembari memakai senyum lama
menyuguhkan senja penyambutan dengan pertunjukan maha bahagia
sadarkah apa yang kau lakukan akan menjadi luka yang berulang
sebab lembaran cerita yang kususun sampai sedih lembab sudah berkecamuk tempias

terlalu larut aku menantimu dibalik tirai yang tak pernah kau singkap
sampai aku hampa menghamba pada kesunyian
menjatuhkan tetes belulang yang lebur
menganaktirikan kebahagian yang seharusnya kubesarkan
sementara kembali itu kutunggu dengan berkecamuk ragu
hingga terompet penanda babak kita telah usai menggema lantang
kau berakhir,tanpa ada harapan sebab telah kumulai episode baru dengan peran sama
ijab kabul telah yakin kuucap kembali dengan penyerahan menyeluruh

15 komentar:

veny arianda mengatakan...

Puisiny bgus.. Lam kenal..

reallylife mengatakan...

aku bukan janda jadi gimana mas??

djoko wahjuadi mengatakan...

...cukup sampai disini...karena kau menyia-nyiakan kesempatan yg telah kuberikan padamu...walaupun sebetulnya aku masih sayang padamu...

genthokelir mengatakan...

beberapa saat saya harus menahan kerinduan akan tulisan tulisan sampean mas maklum di negeri sebelah dan kesempatan saya untuk online sedikit
tapi kini kerinduan itu telah terbayar dengan jandaku hahahaha
salam kangen dan sukses selalu
lam hormat juga hahahaha

timur matahari mengatakan...

untuk veny arianda
makasih apresiasinya
salam kenal juga

timur matahari mengatakan...

untuk djoko wahjuadi
nyambung ya mas
itulah yang ingin ku sampaikan

timur matahari mengatakan...

untuk reallylife:
tunggu sampai menjanda..
he,,he

timur matahari mengatakan...

untuk genthokelir:
trims mas
apresiasinya
salam hormat saya mas

veny arianda mengatakan...

Mas.. Blogny aq link d blog ku yah..

icha mengatakan...

baca puisi ini sambil nyanyi:
"terlambat sudah kau datang padakuuuuuuuuu............"

:) salam kenal ya...

sawali tuhusetya mengatakan...

ijab kabul? wah, mas timur matahari sedang merenda kata menyambut sekaligus merayakan pernikahankah? hehehe ... maaf kalau salah, hiks. saya suka banget dg puisinya. diksinya bagus dg gaya ucap yang lincah .

timur matahari mengatakan...

untuk veny arianda :
ok deh
ntar saya link balik

timur matahari mengatakan...

untuk icha:
salam kenal juga
bernyanyilah

timur matahari mengatakan...

untuk sawali tuhusetya :
he..he
salah mas
saya belum nikah
dan belum pernah nikah
he..he
trims mas aprsiasinya

Gim Liebe Zigar mengatakan...

dimana kamu sekarang?