12.09.2008

Hingga Setan pun Terharu?

setan mengeja puisi
dari menunduk
hingga tersedu
"apa yang ditulis penyair hingga setan pun terharu?"

16 komentar:

djoko wahjuadi mengatakan...

...mau tahu apa yg tertulis dipuisi itu...??? ini isinya: di suatu negeri yg konon seindah 'jamrud katulistiwa'...setan telah menjadi idola...setan telah menguasai mimpi dan kehidupan rakyatnya...pemuja setan semakin banyak...

gubukata mengatakan...

tak ada yang penyair tuliskan...hingga setan terharu dan bertanya mengapa dusta tak kau rajah di dinding keyakinan...dan setan merasa berdosa...

ino mengatakan...

setanya dah berubah jadi baik pa yo?

genthokelir mengatakan...

Apa yang ditulis penyair pastilah mas bambang yang tahu hahahaha
syair ini seperti sepotong rangkaian panjang mengembang imaginasi jian salut tenan mas

pemikir lapuk mengatakan...

:)..cntik puisi..anda

goenoeng mengatakan...

setan yang terhormat...
kini populasi penduduk bumi
99 persen adalah setan !

Eko Putra mengatakan...

pakabat teman...

tlisanmu semakin mentereng..

timur matahari mengatakan...

entahlah........
aku yang mengaku selalu lebih mengenalmu dari apapun ternyata masih tak mampu menerjemahkan lirik-lirik hatimu yang terbelenggu otakku.
seperti mata yang tak pernah mampu melihat punggungnya.

timur matahari mengatakan...

untu djoko wahjuadi :
kok tau mas?,,,, he..he
salam

timur matahari mengatakan...

untuk gubuk kata:
hmmm
opsi yang bisa jadi
terima kasih apreisasinya

timur matahari mengatakan...

untuk ino..:
trims kunjungannya kawan

timur matahari mengatakan...

untuk genthokelir:
trims mas apresiasinya
banyak penyair yang tau jawabnya,,,
dan subjektif sekali kan mas
he,,he

timur matahari mengatakan...

untuk pemikir lapu :
terimakasih sudah bertandang
apresiasinya akan terus ku jaga nyalanya

timur matahari mengatakan...

untuk goenoeng:
seperti maklumat para setan
atau juga pengumuman lae?

timur matahari mengatakan...

untuk eko:
salam
jarang bertandang
trims apresiasinya kawan
kabar ku baik
medan hujan
kabarmu bagaimana?

Krismastopo Harahap mengatakan...

puitis banget...hehehe