10.25.2008

Swasembada Dosa

Ada perhelatan
hari ini dosa berpesta pora
mereka ramai sekali
ada yang senyum-senyum puas
ada yang tidur pulas setelah semalaman beranak pinak

tadi pagi negeri kami swasembada dosa
mungkin hampir musim kiamat
mayat bayi masuk tong sampah
salah apa mereka?
tidak tau apa-apa
kok tega-teganya manusia
anjing lah

siang ini panen dosa melimpah ruah
seperti pajak daging saja
kepala orang di tanam di ladang
kakinya hanyut di kali
badan di hempas angin di bawah jembatan
gak ada lagi kemanusiaan di sini
babi lah

25 komentar:

goenoeng mengatakan...

pagi, bro...
mending cuti sejenak mikir 'dosa'
enakan menikmati secangkir kopi dan sebatang rokok. menikmati udara sekaligus mengotorinya.
:D

*sorry, alamat URL-mu terlihat salah di tempatku, mungkin di tempat lain juga, kurang [dot]com, akan menyulitkan orang untuk nge-track ke sini*

Elys Welt mengatakan...

sedih baca berita2 menggenaskan dr tanah air

kabar baik, thanks kabar kamu gimana ?
met wiken ya

timur matahari mengatakan...

untuk Goenoeng
trima kasih mas...
udah ngantuk awak, tapi keras mata kali mata ini, jadi berselamak lah semuanya
he..he..
trima kasih sudah bertandang..
walaupun agak lama membuka pintu,
ntah lah mas
tengah malam kok mikir dosa
aku pun bingung

timur matahari mengatakan...

untuk Elys Welt:
lumayan baik...
selamat berlibur juga

goresan pena mengatakan...

ck..ck...
mgkn sebelum dirimu menulis ini, kamu mendengar atau melihat berita yang bikin miris yah...bayi di tong sampah...

dan kemarin, aku pun mendengar kisah sahabat ponakanku yang kehilangan virginitas pdhl masih SMP...

gila..benar katamu, kita sedang panen dosa...

halahhhhh....

cerita senja mengatakan...

semua orang pasti mati, tapi bisakah sekiranya memilih cara untuk mati.
mungkin itu gumam kepala orang diladang itu

Ly mengatakan...

hooo....
hikz...
dosa....dosa... bertebaran seperti layaknya kapas tertiup angin....
hikz.... taubatan nashuhal laah qt semua :(

Jenny Oetomo mengatakan...

Dosa apaan tuh? , mungkin sudah banyak orang sudah tak mengenal kata dosa kali sehingga perbuatan yang dilakukan semau gue yang penting senang dan semakin lupa daratan, apakah kita akan larut dalam arus turbulensi tsb.? Salam

Erik mengatakan...

Mungkin mereka sudah tidak mengenal lagi yang nama dosa... sudah terlupakan barangkali.

timur matahari mengatakan...

untuk goresan Pena :
Benar Mbak..
semakin aneh saja..
apa yang dianggap sebelumnya berharga sekarang sudah menjadi biasa saja,bahkan terkadang tidak berguna, bayi {sebagia buah cinta).. Nyawa manusia di hitung murah, bahkan diperlakukan dengan praktek2 yang sangat tidak manusiawi.. virginitas sudah di luar kendali..

timur matahari mengatakan...

untuk cerita senja:
yah mungkin ... harap2 cemas kita menunggu kematian yang wajar layaknya kematian manusia, diperlakukan seperti manusia..
dimana2 banyak kepala manusia yang sudah dipenuhi dendam dan nafsu..

timur matahari mengatakan...

untuk Ly :
yah seperti itulah hendaknya... salam

timur matahari mengatakan...

untuk Jeny Utomo :
ntah lah mas.. sepertinya banyak yang menikmati dengan kondisi seperti ini

timur matahari mengatakan...

untuk Erik:
saya juga merasakan hal demikian mas,,
persepesi sederhana saya mungkin dosa sudah dikantongi

Andy MSE mengatakan...

Waduh... dosa kok swasembada...

yulism mengatakan...

Manusia sekarang terkadang sudah tidak mengenal Tuhan sehingga tidak mengenal yang dinamakan dosa. Membunuh, menganiaya, dan menyakiti seseorang dengan alasan yang sangat remeh. Semoga kita semua masih dalam lindungaNYA sehingga terjauh dari sifat sedemikan dan terjauh pula dari orang yang bersifat demikian. Thanks

genthokelir mengatakan...

sarat pesan moral dan selalu mendapat nasihat yang dalam dalam pesan yang tersirat di tulisan ini
salam hormat mas

timur matahari mengatakan...

untuk Andy MSE..

pupuknya subur mas..

timur matahari mengatakan...

untuk yulism :
amin.. semoga saja

timur matahari mengatakan...

untuk genthokelir
salam horma jg mas
trims apresiasinya
semoga bermanfaat

cahpesisiran mengatakan...

waduh ngeri ya..
miris bacanya
dunia semakin parah yah

btw, kbrku baik bro, thnkx

timur matahari mengatakan...

untuk cah pesiran

Yah begitulah adanya

Duniafien mengatakan...

diksinya menggelitik..seruw

Djoko Wahjuadi mengatakan...

...aah..dimanakah 'rayuan pulau kelapa' ku ? dimanakah 'jamrud katulistiwa' ku ? siapa yg mencurinya...?? ayo kita tangkap bersama-sama...!!!

timur matahari mengatakan...

duniafien "
thanks

untuk djoko wahjuadi
mari mas.. saya sudah siapkan perangkap